Tampilkan postingan dengan label Lifestyle di Sragen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lifestyle di Sragen. Tampilkan semua postingan

30 Agustus 2010

0 Persatuan Dalang Surakarta (Padasuka) Gelar Pagelaran Wayang Kulit di Sragen

Tiga dalang kondang membeber pakeliran wayang kulit semalam suntuk dengan tiga lakon banjaran atau berurutan dalam Safari Ramadhan Persatuan Dalang Surakarta (Padasuka) di Pendapa Rumah Dinas Bupati Sragen, Sabtu (28/8) malam hingga Minggu (29/8) dinihari. Ketiga dalang tersebut meliputi Ki Purbo Asmoro dengan lakon Jagal Abilowo, Ki Mantep Sudarsono dengan lakon Ampak-ampak Wirata dan Ki Sri Susilo Tengkleng dengan lakon pungkasan Kresna Gugat. Masing-masing dalang memainkan lakon dengan durasi waktu rata-rata selama dua jam.

22 Agustus 2010

0 Mantan Pedagang Asongan Pasar Bunder Bagikan 1.200 Paket Sembako Bersama Artis Ibukota

Masa-masa Ramadan biasanya banyak digunakan umat muslim untuk berbagi atau beramal. Momen Ramadan, sepertinya tak ingin dilewatkan begitu saja oleh umat Rasulullah SAW. Di dalam berbagi, ada yang memberikan makanan berbuka puasa, pembagian Sembako dan lain-lain. Mantan pedagang asongan Pasar Bunder, Pujono Bayu Elly Effendi juga rupa-rupanya ingin ikut berbagi. Pada Jumat (20/8), Bayu membagikan sebanyak 1.200 paket sembako bagi para kuli gendong, para tukang becak di sekitar Pasar Bunder dan sejumlah kaum fakir miskin di wilayah Kecamatan Sragen. Dalam pembagian sembako kali ini kian semarak dengan kehadiran sejumlah artis ibukota yang turut membantu Bayu membagikan sembako yang dibelinya dengan menggunakan uang penghasilannya selama tiga bulan sebagai pengusaha kayu.

16 Juli 2010

0 ALUN ALUN SASONO LANGEN PUTRO | Pusat Hiburan Murah Meriah Warga Sragen

Alun-alun Sasono Langen Putro nampaknya menjadi sarana hiburan yang murah dan meriah bagi masyarakat di kota Sragen dan sekitarnya. Hampir setiap malam, banyak warga yang mendatangi alaun-alun untuk berbelanja, mencari liburan atau sekedar jalan-jalan. Terlebih bila malam minggu atau malam hari libur, bisa dipastikan selepas Maghrib, ribuan masyarakat baik laki-laki perempuan, tua muda, dewasa anak-anak dari berbagai strata masyarakat berduyun-duyun memadati alun-alun yang terletak didepan komplek Pemda Sragen tersebut.

17 Juni 2010

1 TAYUB SRAGEN | Kesenian Rakyat yang Terus Menggeliat

Irama musik mengalun dengan suara merdu. Suara gong, dipadu kendang dengan irama rancak saling menjalin, memacu semangat seorang penari Tayub yang bergoyang tanpa lelah. Tampak mimiknya yang ekspresif dengan geraknya yang gemulai, mereka berjoget mengikuti irama tembang-tembang Jawa populer. Kadang tampil sedikit atraktif, yang sangat menggoda perhatian para tamu. Kesenian ini memang sangat elok untuk ditonton. Seakan mata tak lelah tertuju pada para penari. Kesenian tayub memang sudah tidak asing, terlebih bagi warga di daerah Sragen dan sekitarnya. Tayub adalah seni pertunjukan yang dianggap sebagai kesenian rakyat yang muncul  pertama kali pada jaman Kerajaan Singosari. Pertunjukan tayub saat ini biasa dilaksanakan warga untuk memeriahkan acara sunatan dan pernikahan.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Sragen Cyber Online Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates