15 Februari 2011

0 Arti Misteri Pita Biru dalam Penyerangan Ahmadiyah di Cikeusik

Polisi mengungkap misteri pita biru yang dikenakan para penyerang Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang, Banten. Polisi memastikan, pita biru itu dipakai sebagai pembeda antara penyerang dan jemaat Ahmadiyah. "Hasil pemeriksaan tersangka, penggunaan pita biru itu dimaksudkan untuk membedakan antara mereka (warga yang melakukan penyerangan) dengan Ahmadiyah. Sifatnya hanya membedakan," ujar Kabagpenum Mabes Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar.

Siapa yang membagikan? Menurut Boy, berdasarkan keterangan tersangka E, pita itu dibagi-bagikan oleh salah satu tokoh dari penyerang. Figur tersebut sangat dikenal oleh para tersangka, yang sampai saat ini berjumlah 5 orang.

Boy menambahkan, polisi telah memeriksa 64 saksi dalam insiden yang menewaskan 3 jemaat Ahmadiyah tersebut. Sedangkan dari 5 tersangka itu, 4 di antaranya sudah ditahan. Polri mengimbau agar para pelaku lainnya segera menyerahkan diri.

"Diharapkan, mereka dapat segera menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkannya," ujar Boy.

Sebelumnya, dalam video yang menggambarkan aksi kekerasan di Cikeusik, tampak sejumlah orang yang mengenakan pita biru. Pita tersebut dikenakan di saku baju, kerah, maupun lengan. Kapolri Timur Pradopo sempat mengatakan, orang yang menggenakan pita tersebut adalah bagian dari penyerang.

Aksi kekerasan terhadap jemaah Ahmadiyah terjadi di Kampung Pendeuy, Desa Umbulan, Cikeusik, Pandeglang, Banten pada Minggu (6/2) siang. Ribuan warga mendatangi kampung tersebut dan melempari rumah jamaah Ahmadiyah. Dalam peristiwa penyerangan itu, 6 orang juga mengalami luka-luka.

Source : detikNews

Keyword News Search :
Berita Terbaru Penyerangan Ahmadiyah Cikeusik | Arti Pita Biru dalam Insiden Kasus Ahmadiyah Cikeusik Pandeglang Banten | Maksud Penyerang Ahmadiyah Pakai Pita Biru
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Sragen Cyber Online Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates